Monthly Archive:: March 2016

DDHEAR – Parahita | Ledakan Yang Teduh Dari Kolaborasi Senyawa

Kalau senyawa, maka sebuah kolaborasi bisa menghasilkan suatu ledakan. Dua kelompok folk, memutuskan untuk bekerjasama saling mengisi. Dialog Dini Hari dan Endah N Rhesa bergabung menjadi DDHEAR, bersama hasilkan satu album mini bertajuk Parahita. Hasilnya adalah ledakan yang memayungi dari panasnya dunia, sesuatu yang teduh. Di kolaborasi ini tidak terjadi matematika sederhana 1+1=2. Justru saat

Elfa’s Singers – Timeless | Nyanyikan Lagu Abadi

Kalau ditanyakan ke seribu orang generasi digital, “Apakah kamu mengenal Elfa’s Singers?” Mungkin sebagian besar dari mereka akan mengernyitkan alis dan menjawab, “Siapa?” Apalagi setelah ditinggal oleh motor inspirasinya, Elfa Secioria, praktis kumuplan penyanyi solid ini tidak lagi produktif. Baru setelah delapan tahun sejak album terakhir, dan melalui proses yang panjang, satu album penuh akhirnya

Pee Wee Gaskins – A Youth Not Wasted | Rayakan Masa Muda, Tak Pikirkan Mereka Yang Kurang Piknik

Tidak ada band seperti Pee Wee Gaskins di tanah air. Penggemarnya kalau dilihat dari jumlah pengikut di Twitter – kalau follow Twitter tujuannya adalah untuk menghujat maka orang itu kurang piknik – sebesar 609 ribu, serta mengumpulkan jumlah hater yang tidak kurang banyaknya tapi pasti jauh di bawah 609 ribu. Di album terbarunya A Youth

Chandra Satria – Ketika Itu Dan Kini | Vokal Yang Menjadi Pusat Tata Surya

Musik yang bagus mau bagaimana pun pasti akhirnya dapat terdengar. Di suatu malam, melihat-melihat apa album baru di layanan streaming musik, iseng saja karena tidak perlu biaya ekstra untuk menyentuh satu gambar kecil, perkenalan kepada Chandra Satria dimulai. Dari nada pertama, Ketika Itu Dan Kini menjadi pengalaman dengar yang menyenangkan. Menikmati musik adalah pengalaman. Di

Endank Soekamti – Soekamti Day | Berbahagia Bersama Punk

Karena dilihat dari sejarah kemunculannya, punk sering kali disamakan dengan perlawanan. Beberapa dekade yang lalu, musiknya yang sederhana dan pendek seperti menertawakan jawara art rock yang teknis, berimprovisasi serta berpanjang-panjang. Sejarah pun terus berlanjut, Anarchy In The U.K, bagai lagu kebangsaan untuk merayakan pemberontakan. Tapi seiring dengan perubahan dunia dan juga umur yang berlanjut, di