Gig Report Archive

Keempat Kalinya Helloween Dengan Sudut Pandang Lebih Tinggi

Ini adalah untuk keempat kalinya saya menonton Helloween. Di tiga kali pertunjukan sebelumnya saya berada di dekat panggung, berdiri dan melompat sambil ikut menyanyi kencang. Untuk keempat kali saya merasa perlu untuk memakai sudut pandang baru. Saya mengambil tiket yang lebih murah, duduk di atas tribun melihat padatnya area festival. Dan saya tidak menyesalinya. Helloweennya

Tidak Peduli Dengan Komentar Yang Lain, Ini Bon Jovi

Walaupun gig Bon Jovi di akhir pekan lalu berhasil meludeskan tiket sehingga tanah sakral stadion Gelora Bung Karno dipenuhi manusia, tapi di luar stadion (bahkan di dalam juga) terdapat pertanyaan besar apakah Bon Jovi masih sesakti 20 tahun yang lalu? Kalau dikumpulkan menjadi kesimpulan terdapat dua pertanyaan, apakah Jon yang rambutnya sudah abu-abu masih bisa

Hammersonic 2015 Dengan Band-Band kejutan Dan Masalah Yang Sama

Hujan kembali mengguyur di akhir pekan. Dari malam sampai pagi sebelum perhelatan metal terbesar se-Asia Tenggara dibuka di siang hari, tetes hujan masih membasahi lapangan luas yang menampung sekitar 15.000 penontonnya. Walaupun panas cukup terik, tapi tidak sanggup untuk mengeringkan segenap lapangan. Di beberapa titik, di depan dua panggung megah Hammer dan Sonic, kubangan lumpur

Tiga Jam Bersama Dream Theater Di Bawah Awan Yang Terang

Mengherankan apa yang dilakukan oleh Dream Theater ketika merilis album live Breaking The Fourth Wall. Saya sulit untuk mencari apa yang menjadi istimewa dari album live ini, mengingat setiap album live dari Dream Theater – untuk band yang sangat rajin menelurkan album live hampir di setiap rilisan album studionya – selalu menyediakan sudut pandang atau

Issues, Tidak Ada Penonton Yang Aman

Aktivitas yang terlalu banyak dari pagi hari sampai sore membuat saya kelelahan dan hampir melewatkan Issues yang naik panggung di Parkir Kolam Renang Senayan. Apalagi untuk band yang satu ini, saya sepenuhnya buta dan tuli akan nomor-nomor mereka. Tapi mengingat beberapa kali aksi seru band post hadcore terlewatkan oleh saya, akhirnya saya memutuskan unntuk berangkat.

Alter Bridge Yang Bising dan Berotot

Sebenarnya era modern rock yang diusung oleh Creed, Papa Roach dan kemudian diteruskan oleh Alter Bridge setelah bubarnya Creed adalah era kegelapan saat saya tidak memperhatikan musik. Karena warna distorsi dan vokalis yang rata-rata punya karakter sama, maskular, maka seringkali saya tertukar lagu-lagunya milik band yang mana. Tapi paling tidak saya berangkat ke arena konser

Java Jazz 2014 Yang Jadwalnya Tidak Tepat Waktu

Festival jazz yang pernah dan terakhir kali saya datangi adalah Jak Jazz yang sepertinya sekitar dua dekade yang lalu. Java Jazz, festival jazz dengan nama terbesar ini belum pernah saya sambangi. Karena itu, untuk pertama kalinya mendatangi Java Jazz adalah pengalaman baru, mengingat dua puluh tahun adalah waktu yang lama dan tentunya ada perkembangan dalam

The Devil Wears Prada Yang Beri Pengalaman Baru

Band ini terdengar bising, mengedepankan distorsi dan punya vokal growl. Karakter seperti ini dimiliki oleh band metal bukan? Tapi penggemarnya berasal dari kawanan yang berbeda dengan penggemar metal. Tidak terlihat muka-muka yang tingkat kehadirannya tinggi untuk rentetan kedatangan band-band metal. Yang saya lihat adalah kumpulan yang berbeda. Ini adalah pengalaman baru setelah sebelumnya selalu gagal

Java Soul Nation 2013 Yang Tidak Berimbang Setiap Harinya

Untuk menghadirkan suasana festival yang selengkapnya dan sebenarnya, Java Festival Productions belum ada tandingannya. Kalau yang lain hanya sekedar mendirikan panggung, memberikan lahan bagi sponsor dan mengumpulkan penjaja makanan untuk menyumpal mulut di kala bosan, JFP bisa untuk memberikan pengalaman dari pintu masuk sampai keluar dari arena. Suasana lebih terang, kesempatan bagi sponsor untuk beradu

Skid Row Yang Set Listnya Mirip Dengan Lima Tahun Lalu

Kalau bukan karena saya sangat suka dengan album pertama dan kedua Skid Row, saya pasti akan melewatkan kedatangan kedua kali band ini. Di pertunjukan mereka beberapa tahun yang lalu, hampir semua nomor di album pertama mereka bawakan, menyisakan sedikit tempat untuk album kedua dan lebih sedikit tempat untuk album-album barunya. Apalagi yang bisa diharapkan di