Jennifer Lopez Melecehkan Pria Dalam Klip I Luh Ya Papi

Ide jenius. Gagasan gemilang. Biasanya dalam video klip yang muncul adalah perempuan-perempuan dengan busana minim sehingga memperlihatkan banyak kulit, kini keadaan dibalik. Kaum pria lah yang dilecehkan dalam video klip terbaru Jennifer Lopez, I Luh Ya Papi.

Pria-pria di klip ini ditampilkan hanya mengenakan celana super pendek yang dipakai untuk berenang. Postur tubuhnya membuat para perempuan tertarik untuk menjilatnya, karena bagaikan dewa sendiri yang memahatnya tanpa bantuan dari asisten. Keindahan tubuh mereka, serta gaya hidup mewah bak sinetron Indonesia diabadikan oleh J-Lo menggunakan tablet Nokia Lumia 2520 bersenjatakan Windows 8.1 RT. Perlu layar 10.1 inchi agar lebih puas memandangi tubuh seksi.

Perempuan mana yang tidak tergiur melihat daging bergelimpangan siap disantap. J-Lo dan kedua temannya pun merayakannya dengan bergoyang di depan mereka dengan busana yang lebih banyak kainnya daripada kaum pria di klip ini, tapi cukup untuk memperlihatkan setengah dari kulitnya.

Mulai dari sini, saya mulai kehilangan arah. Bukannya, di narasi awal (klip ini menggunakan pendekatan cerita dulu baru musiknya masuk di menit kedua, seperti video porno yang ngobrol dulu baru masuk ke aksi di menit kelima) disebutkan dengan jelas Jeniifer Lopez ingin membalik keadaan dengan meperlihatkan tubuh-tubuh pria dengan minim busana tanpa alasan yang jelas? Lalu kenapa saya tetap tertarik untuk melihat Jennifer Lopez yang berdansa dilatarbelakangi pria-pria panas?

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail