Magic Dari Coldplay Diterjemahkan Secara Harafiah Menjadi Sulap

Pertama mendengarnya, melalui video yang menampilkan lirik, saya tidak terlalu tertarik dengan Magic, single pertama Coldplay untuk album terbarunya Ghost Stories. Keadaan berubah ketika menonton video klipnya. Walaupun sederhana, video klip ini mampu untuk menghembuskan nyawa ke lagunya sendiri. Tidak hanya memberikan visual. Gambar-gambarnya sendiri seakan mengeluarkan suara, bahkan saat Chris Martin sedang berakting.

Sempat terbersit kenapa harus Jonas Akerlund, mantan pemain drum band black metal Bathory yang kini nyaman sebagai seniman video, untuk didudukkan di kursi sutradara? Tidak ada yang sangat istimewa di video klip ini. Secara langsung, Magic diterjemahkan dalam gambar sebagai sulap. Yang muncul adalah rentetan adegan sulap dan drama cinta dalam format film hitam putih.

Setelah diputar ulang, barulah disadari mengapa nyawanya lagunya bisa muncul dalam deratan gambar bergerak. Jonas Akerlund tidak hanya sekedar membuat video klip dengan merekam gambar. Ritme gambar dan adegan dibuat seirama dengan lagunya. Mood yang dibangun juga disesuaikan dengan mood yang ingin disampaikan ke mata dan telinga yang akhirnya masuk ke hati.

Sampai akhir adegan yang memberikan konklusi. Tidak ada penggambaran yang lebih baik dari sebuah lagu, selain sebuah akhir yang bahagia. Walaupun banyak yang berspekulasi, lagu ini menceritakan cinta Chris Martin yang kandas.

 

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail